Ingin cepat hamil ??? Perhatikan saat posisi bercinta. Sebab, posisi yang tepat sangat mempengaruhi cepat tidaknya kehamilan.

Banyak yang mengatakan, posisi atau gaya bercinta itu seperti menu makan. Jika setiap hari disajikan menu yang sama, sudah pasti akan membuat bosan. Jika dibiarkan, lama-lama rasa bosan tersebut menghilangkan gairah bercinta. Untuk tidak bosan upayakan anda lebih kreatif dalam memilih posisi seksual. Secara prinsip ada 3 gaya dasar yaitu :

  • Berdiri
  • Duduk
  • Berbaring

Dengan sedikit kreatifitas ketiga gaya dasar itu bisa anda kembangkan dan menurut metode cina kuno, ada 365 variasi dari 3 gaya dasar tadi.

Tentu saja berbagai variasi ini bukan tanpa tujuan. Selain menghindarkan kejenuhan, variasi ini mempunyai beberapa manfaat :

  • Mencapai titik terbaik agar wanita mencapai orgasme berulang
  • Mendapatkan Posisi strategis agar mendapatkan keturunan atau kehamilan

Sesuai Kondisi

Untuk tujuan kehamilan, selama kondisi organ-organ reproduksi normal, serta kondisi sel telur dan sperma sehat, apapun variasi seksual bisa diterapkan, dan pasti membuahkan hasil.

Sayangnya, tidak semua pasangan kondisinya demikian. Sebab, ada kondisi tertentu pula untuk mencapai kehamilan karena sesuatu hal antara lain :

Gerak Sperma Lambat

Gerak sperma lambat dikatakan apabila dengan penelitian didapatkan hasil : Gerak A + B < 50, dimana A adalah gerak sperma yang cepat dan lurus, Sedangkan B adalah gerak sperma yang lambat dan berkelok.

Pada kondisi ini posisi paling tepat adalah suami berbaring di atas istri atau posisi missionary.

Ini didasarkan saat sperma bisa masuk lebih dalam dan tidak akan tumpah.

Bentuk Sperma Tidak Normal

bentuk sperma tidak normal atau teratozoospermia terjadi pada penderita Ambeien laki-laki. Pada kondisi ini, sperma yang dikeluarkan banyak mengalami kerusakan atau berubah bengkok.

Pada penderita ini biasanya dokter menyarankan posisi seksual Konvensional atau missionary, dimana suami berbaring diatas istri. Sebab posisi konvensional adalah posisi yang paling tepat untuk kehamilan.

Pada kondisi penyakit ini, terjadinya kehamilan dengan menerapkan posisi konvensional biasanya terjadi jika istri Suprafertil atau Sangat Subur.

Rahim Terbalik

Rahim terbalik adalah kelainan bentuk rahim yang terjadi karena letak rahim agak tertekuk atau bungkuk atau membengkok.

Kelainan seperti itu biasanya sulit hamil karena sperma tidak dapat masuk. Sehingga setelah Ejakulasi terjadi biasanya Sperma akan tumpah keluar.

Kondisi ini jelas menyulikan terjadinya pembuahan, sehingga kehamilan pun sulit terjadi. Untuk menangani ini harus dengan gaya bercinta Doggy Style dan usahakan perut lebih rendah. Juga bisa dengan metode konvensional tapi pinggul istri harus diangkat tinggi-tinggi.

Yang Harus Diperhatikan

Selain posisi seksual ada hal lain yang perlu diperhatikan agar kehamilan cepat terjadi yaitu :

  • Setelah Selesai Berhubungan Jangan Langsung Bergerak atau Beranjak dari Ranjang.Usahakan tetap berbaring sekitar 30 menit. Jeda waktu selama setengah jam itu untuk memberi kesempatan sperma bergerak mencapai sel telur. Bila langsung bergerak, kemungkinan sperma akan langsung turun dan keluar dari vagina.
  • Ganjal Pinggul Istri Dengan Bantal. Tindakan ini bertujuan agar sperma tidak tumpah. Bahkan sebaliknya, akan terdorong kedalam.
  • Lakukan Saat Ovulasi untuk meningkatkan peluang kehamilan. Yaitu dua hari sebelum masa subur atau masa subur sampai dua hari setelahnya.
  • Jangan Terlalu Sering meskipun dilakukan selama masa Ovulasi. Sebab, semakin sering dilakukan semakin menurun mutu sperma. Sehingga kurang baik untuk pembuahan. Karena itu, dilakukan paling baik 2 hari sekali.